4Macam-Macam Nomor Lempar dalam Atletik beserta Penjelasannya. Kata atletik sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yaitu athlon yang mempunyai arti kontes. Atletik terdiri dari beberapa jenis olahraga lari, lempar, dan lompat. Macam-macam atletik cabang lempar antara lain adalah lempar cakram, lempar lembing, tolak peluru dan lontar martil. Secara garis besar, olahraga atletik dikelompokkan menjadi empat kategori yaitu jalan, lari, lempar, dan lompat. Berikut ini penjelasan mengenai cabang olahraga atletik kategori lempar. Dilansir dari situs resmi World Athletics, dalam cabang olahraga atletik kategori lempar terdiri dari empat nomor pertandingan yaitu tolak peluru, lempar cakram, lontar martil, dan lempar lembing. Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS cabang olahraga lompat lari dan lempar. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Sejarahlempar lembing. Di awal kemunculannya, lempar lembing bukanlah sebuah olahraga, melainkan cara masyarakat zaman dahulu berburu makanan. Lalu pada tahun 708 Sebelum Masehi periode Yunani kuno, barulah olahraga ini masuk sebagai salah satu cabang pentathlon. Pada Olimpiade modern, lempar lembing mulai diperlombakan mulai tahun 1908 untuk Olahraga lempar lembing merupakan cabang olahraga atletik, dimana atlet dari melemparkan lembing atau tombak pada lapangan dengan ukuran yang telah ditentukan. Lembing yang digunakan dalam olahraga ini terbuat dari logam metal dan pada ujungnya terdapat mata lembing yang bentuknya runcing. Lembing terdiri dari tiga bagian, yaitu mata lembing Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Jalan cepat Jalan cepat atau race walking berbeda dengan lari, di mana salah satu atau kedua kaki harus selalu menyentuh tanah. Perlombaan umumnya dilakukan di jalur jalan raya dan terbagi dalam dua jarak, yakni jalan cepat 20 km dan jalan cepat 50 km. 2. Cabang olahraga atletik lari Olahraga lari dalam atletik menekankan pada beberapa elemen, mulai dari kecepatan, ketahanan tubuh, dan ketangkasan yang terbagi ke dalam beberapa cabang sebagai berikut ini. Lari jarak pendek Lari jarak pendek atau sprint sangat mengutamakan kecepatan. Seorang atlet harus mampu menempuh suatu jarak, dari blok lari hingga garis finis dalam waktu singkat. Lari sprint terbagi dalam tiga jarak, yakni 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Lari jarak menengah dan jauh Selain mengutamakan kecepatan, lari jarak menengah dan jauh juga membutuhkan stamina, daya tahan tubuh, dan kekuatan mental seorang atlet. Lari jarak menengah dan jauh bisa menempuh jarak mulai dari 800 meter, meter, meter, dan meter. Lari halang rintang atau steeplechase dengan jarak meter juga termasuk dalam cabang olahraga ini. Pelari harus melompati empat buah rintangan dalam satu kali putaran dengan salah satu rintangan berupa lompatan air. Lari estafet Lari estafet atau relay race merupakan variasi dari lari jarak pendek. Cabang olahraga lari ini mempertandingkan empat pelari yang tergabung dalam satu tim. Pelari pertama akan membawa tongkat dari garis start dan harus diteruskan pada pelari berikutnya, begitu pula hingga pelari terakhir yang melintasi garis finis. Cabang ini mempertandingkan dua jarak, yakni 4×100 meter dan 4×400 meter. Lari gawang Lari gawang atau hurdles juga termasuk lari jarak pendek. Seorang pelari harus melewati sepuluh gawang dengan ketinggian dan jarak tertentu dalam sebuah lintasan. Gawang akan mudah roboh jika bersentuhan dengan kaki atau bagian tubuh pelari. Hal ini tidak mendiskualifikasi, tapi tentu akan menghambat pergerakan pelari. Cabang lari ini terbagi dalam tiga nomor, yakni 110 meter putra, 100 meter putri, dan 400 meter. Lari maraton Lari maraton merupakan cabang olahraga atletik yang menempuh jarak terjauh dan bisa diikuti banyak pelari sekaligus. Cabang lari jarak jauh ini menempuh jalur sepanjang 42,195 km. Selain itu, dikenal juga lari setengah maraton atau half marathon yang menempuh jarak 21,0975 km. 3. Cabang olahraga atletik lompat Sumber Olympics Lompat dalam olahraga atletik sangat membutuhkan kecepatan dan daya ledak otot kaki untuk meraih jarak atau ketinggian tertentu. Selain itu, seorang atlet juga memerlukan kelenturan tubuh dan ketangkasan penggunaan alat pada cabang lompat tertentu. Lompat tinggi Lompat tinggi atau high jump membutuhkan tolakan pada satu kaki untuk melompat, mengatur titik berat tubuh di udara, dan melewati mistar tanpa menjatuhkannya. Sebagai awalan, seorang atlet harus berlari pada jalur sepanjang kurang lebih 15 meter. Lompat jauh Lompat jauh atau long jump adalah suatu teknik melompat untuk membawa titik berat tubuh selama mungkin di udara untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Gerakan lompat ini sangat dipengaruhi kecepatan lari sebagai awalan, daya ledak kaki saat melakukan tolakan, sikap badan di udara, dan keahlian saat mendarat di bak pasir. Lompat galah Sama halnya seperti lompat tinggi, lompat galah atau pole vault bertujuan untuk melewati mistar tanpa menjatuhkannya pada ketinggian tertentu. Cabang olahraga atletik ini menggunakan bantuan sebuah galah panjang dan fleksibel. Seorang atlet akan membawa galah saat awalan. Kemudian galah tersebut akan ditancapkan ke papan henti atau stop board yang membantu mereka melompat ke atas melewati mistar. Lompat jangkit Lompat jangkit atau triple jump merupakan teknik melompat ke depan mirip seperti lompat jauh. Bedanya setelah awalan berlari dan melakukan tolakan, seorang atlet harus melakukan dua kali tolakan di lintasan sebelum akhirnya mendarat di bak pasir. 4. Cabang olahraga atletik lempar Sumber Olympics Selain gerakan-gerakan otot kaki, olahraga atletik juga memusatkan pada kekuatan otot lengan melalui cabang melempar. Olahraga ini membutuhkan beberapa alat bantu, seperti cakram, lembing, martil, atau peluru bola logam. Lempar lembing Lempar lembing atau javelin throw menggunakan lembing, yakni sejenis tombak dengan material ringan dengan ujung logam. Lembing harus dipegang dengan satu tangan dengan posisi jari kelingking berada di dekat ujung alat. Ukuran lembing untuk putra memiliki berat minimal 800 gram dan panjang 2,6-2,7 meter, sementara lembing untuk putri memiliki berat minimal 600 gram dan panjang 2,2-2,3 meter. Lempar cakram Lempar cakram atau discus throw mengharuskan seorang atlet melempar cakram logam dan harus mendarat di dalam bagian tertentu yang sudah ditandai. Ukuran cakram berbeda, untuk putra cakram logam seberat 2 kg dan diameter 22 cm, sementara untuk putri cakram logam seberat 1 kg dan diameter 18 cm. Lempar martil Lempar martil atau hammer throw sangat membutuhkan kekuatan otot lengan untuk melempar sebuah beban sejauh mungkin pada area yang ditentukan. Martil yang digunakan bukan seperti yang umum ditemui, melainkan sebuah bola logam yang dipasang ke pegangan dengan kawat baja sepanjang 1,22 meter. Bobot bola logam untuk pria 7,26 kg dan untuk wanita 4 kg. Tolak peluru Tolak peluru atau shot put adalah olahraga atletik dengan gerakan menolak atau mendorong bola logam, bukan melempar seperti cabang lainnya. Gerakan ini mengandalkan kekuatan satu tangan. Ukuran bola logam untuk tolak peluru sama seperti lempar martil, tapi tanpa menggunakan kawat baja. Bobot untuk pria 7,26 kg dan untuk wanita 4 kg. 5. Cabang olahraga atletik gabungan Sumber Olympics Cabang olahraga atletik gabungan atau all-around mencakup seluruh rangkaian disiplin atletik. Seorang atlet akan berusaha mengumpulkan poin dari masing-masing disiplin tersebut. Decathlon Decathlon adalah cabang olahraga putra yang mencakup 10 disiplin atletik selama 2 hari. Hari pertama lari 100 meter, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, dan lari 400 meter. Hari kedua lari gawang 110 meter, lempar cakram, lompat galah, lempar lembing, dan lari meter. Heptathlon Heptathlon adalah cabang olahraga putri yang mencakup 7 disiplin atletik selama 2 hari. Hari pertama lari gawang 100 meter, lompat tinggi, tolak peluru, dan lari 200 meter. Hari kedua lompat jauh, lempar lembing, dan lari 800 meter. Olahraga atletik umumnya tidak memerlukan alat bantu apapun sehingga mudah untuk Anda kuasai. Anda bisa menerapkan atletik yang tergolong olahraga kardio, seperti berjalan santai jogging dan berlari dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas ini tentu baik untuk menjaga dan mempertahankan kebugaran tubuh Anda. Macam-macam cabang olahraga atletik. Seperti yang kita ketahui bahwa ada banyak sekali cabang olah raga, mulai dari cabang olahraga air, olahraga beladiri, olahraga senam, olahraga permainan, dan olahraga atletik. Dari masing-masing cabang olahraga tersebut mempunyai cub cabang olahraga. Nah, untuk yang akan kita bahas pada artikel ini yaitu macam-macam cabang olahraga atletik. Apa itu olahraga atletik? Olahraga atletik adalah salah satu cabang olahraga yang cenderung menggunakan kekuatan olah tubuh, seperti lari, lempar, dan lompat. Kata atletik sendiri berasal dari Yunani yaitu “athlon” yang artinya “kontes”. Sebagai salah satu cabang olahraga, atlletik pertama kali ikut dalam kegiatan perlombaan yaitu pada olimpiade tahun 776 SM. Di negara kita, cabang olahraga atletik dinaungi oleh induk organisasi yang bernama PASI Persatuan Atletik Seluruh Indonesia. 5 Macam Cabang Olahraga Atletik Seiring dengan perkembangan zaman, ada banyak sekali cabang olahraga atletik. Salah satu cabang olahraga atletik yang cukup populer adalah lari. Iya, lari adalah salah satu cabang olahraga atletik karena mengandung unsur lari. Selain lari, ada 4 macam cabang olahraga atletik lain yang akan dibahas pada artikel ini, antara lain lompat, loncat, lempar, dan tolak. Untuk lebih jelas tentang macam-macam cabang olahraga atletik, berikut ini penjelasan satu persatu. Cabang Olahraga Atletik 1 Lari Tentu semua orang sudah mengetahui tentang salah satu cabang atletik ini. Sebagai salah satu cabang olahraga atletik, lari atau lomba lari dibangi menjadi 5, yaitu lari jarak pendek, lari jarak menengah, lari jarak jauh, lari halang rintang, dan lari estafet. a. lari jarak pendek Lari jarak pendek adalah berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang harus ditempuh, atau sampai jarak yang telah ditentukan. Lari jarak pendek terdiri dari lari 100 m, 200 m, 400 m. secara teknis sama. yang membedakan hanyalah pada penghematan penggunaan tenaga, karena perbedaan jarak yang harus ditempuh. Makin jauh jarak yang harus ditempuh makin banyak tenaga yang harus dibutuhkan. b. lari jarak menengah Gerak lari jarak menengah 800 m- 1500 m dan sedikit berbeda dengan gerakan lari jarak pendek .terletak pada cara kaki menapak. Lari jarak menengah, kaki menapak ball hell-ball, ialah menapakkan pada ujung kaki tumit dan menolak dengan ujung kaki. Star dikakukan dengan cara berdiri. c. lari jarak jauh Lari jarak jauh dilakukan dalam lintasan stadion jarak 3000m, ke atas, 5000m, sedangkan marathon dan juga cross-country, harus dilakukan diluar stadion kecuali star dan finis, secara fisik dan mental merupakan keharusan bagi pelari jarak jauh. Ayunan lengan dan gerakan kaki dilakuakan seringan-ringannya. Makin jauh jarak lari yang ditempuh makin rendah lutut diangkat dan langkah juga makin kecil. d. lari halang rintang Lari steeple – chase 3000 m termasuk kedalam lari jarak jauh dengan melalui rintangan-rintangan. Rintangan itu ada dua macam; Gawang, Air dengan Gawang didepannya water jump e. lari estafet. Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya. Nomor lari estafet yang sering diperlombakan adalah nomor 4 x 100 meter dan nomor 4 x 400 meter. Dalam melakukan lari sambung bukan teknik saja yang diperlukan tetapi pemberian dan penerimaan tongkat di zona atau daerah pergantian serta penyesuaian jarak dan kecepatan dari setiap pelari. Cabang Olahraga Atletik 2 Lompat Lompat merupakan cabang olahraga atletik yang kedua. Sama halnya dengan cabang atletik lari, cabang atletik lompat juga diklasifikasikan menjadi 4 jenis yaitu ,lompat tinggi, lompat galah, dan lompat jauh. tinggi Lompat Tinggi adalah salah satu keterampilan untuk melewati mistar yang berada di kedua lompatan yang dicapai oleh seorang pelompat tergantung dari kemampuan dan persiapan bertanding dari masing-masing atlet. adapun gaya straddle dimana ketiga badan melewati mistar dengan cepat diputar atau dibalikkan, sehingga sikap badan di mistar telengkup. galah Lompat yang memakai tongkat,Tiang galah adalah sebuah acara di lapangan atletik yang menggunakan orang yang panjang, fleksibel sebagai tiang bantuan melompat ke atas sebuah bar. Tiang jumping kompetisi yang dikenal dengan Yunani kuno, serta Cretans dan Celt. Sudah penuh medali di event Olimpiade sejak 1896 untuk laki-laki dan perempuan sejak 2000. Jauh Suatu akivitas gerakan yg dilakukan di dalam lompatan untuk mencapai lompatan yg sejauh-sejauhnya. Ukuran Lapangan lompat jauh untuk jarak awalan lari sampai balok tumpuan 45m, balok tumpuan tebal 10cm, panjang 1,72m, lebar 30cm, bak lompatan panjang 9m, lebar kedalaman bak lompat ± 1 meter Cabang Olahraga Atletik 3 Loncat Loncat merupakan cabang olahraga atletik yang menggunakan pendaratan dua kaki, arah geraknya kedepan. Loncat adalah apapun kontinyu melompat atau melompat. Latihan loncat biasanya membutuhkan kaki tunggal loncat, double-kaki berlari, atau beberapa variasi dari dua. Fokus latihan loncat biasanya untuk menghabiskan waktu kurang di tanah mungkin dan bekerja pada akurasi teknis, fluiditas, dan melompat daya tahan dan teknis, loncat adalah bagian dari pliometrik, sebagai bentuk latihan berjalan seperti lutut tinggi dan kicks butt. Contoh Loncar jauh Cabang Olahraga Atletik 4 Lempar Untuk cabang olahraga atletik lempar dibagi menjadi 2, yaitu lempar cakram dan lembar lembing. Apa perbedaan kedua jenis cabang olahraga tersebut? Berikut ini penjelasannya. 1. Lempar Lembing Lembing yang digunakan terbuat dari logam untuk Putra beratnya 800 gram dengan panjang 2,70 m, sedangkan Putri beratnya 600 gram dengan panjang 2,30 m. 2. Lempar Cakram Lempar cakram adalah salah satu cabang olahraga atletik. Cakram yang dilempar berukuran garis tengah 220 mm dan berat 2 kg untuk laki-laki, 1 kg untuk cakram diperlombakan sejak olimpiade I tahun 1896 di Athena, Yunani. Cara melempar cakram dengan awalan dua kali putaran badan caranya yaitu memegang cakram ada 3 cara, berdiri membelakangi arah lemparan, lengan memegang cakram diayunkan ke belakang kanan diikuti gerakan badan, kaki kanan agak ditekuk, berat badan sebagian besar ada dikanan, cakram diayunkan ke kiri, kaki kanan kendor dan tumit diangkat, lemparan cakram 30 derajat lepas dari pegangan, ayunan cakram jangan mendahului putaran badan, lepasnya cakram diikuti badan condong kedepan. Cabang Olahraga Atletik 5 Tolak Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga atletik yang terakhir pada artikel ini. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Jadi, tujuan olaharaga atletik tolak peluru yaitu untuk mencapai lemparan atau tolakan yg sejauh-jauhnya. Peluru yang digunakan terbuat dari besi berbentuk oval dengan berat 3kg, 4kg, 5kg, 7kg dengan ruang lingkaran lebar 5x3 meter. Yang terpenting dari cabang olahraga atletik ini yaitu peluru harus didorong keluar dengan kecepatan maksimal, dengan sudut kira-kira 40 derajat. Posisi untuk menolak harus ditekankan pada kaki. karena kaki adalah bagian yang terkuat dari badan. Mas Pur Follow Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw! Home » Olahraga » Penjaskes » Cara Melempar Lembing Dalam Olahraga Lempar Lembing Mei 20, 2017 2 min readTeknik Melempar Lembing – Atletik disebut sebagai induk olahraga karena terdiri dari banyak cabang olahraga, antara lain lari, lempar, tolak, lompat, dan loncat. Apakah Anda pernah melakukan salah satu cabang olahraga atletik tersebut? Pastinya pernah karena saat dibangku sekolahpun kita diajarkan mengenai beberapa cabang atletik contohnya lari, lempar, tolak, lompat ataupun loncat sering dilombakan secara professional dalam berbagai ajang kejuaraan. Semua cabang olahraga tersebut memiliki teknik yang sangat beragam. Pada materi pelajaran mengenai cabang atletik, kali ini akan membahas mengenai lempar lembing adalah salah satu nomor olahraga yang terdapat dalam cabang atletik yang menggunakan alat bulat panjang menyerupai tombak yang cara kerjanya dilempar sejauh-jauhnya. Prestasi dalam lempar lembing diukur dengan hasil lemparan lembing sejauh mungkin. Dalam lempar lembing ada beberapa teknik yang perlu dikuasai, salah satu yang utama adalah melempar lembing. Bagaimana cara awalan yang baik, posisi badan, dan langkah-langkah sebelum melempar. Berikut cara lengkap bagaimana melempar IsiCara Melempar Lembing Dalam Olahraga Lempar Lembinga. Awalanb. Melemparc. PemulihanCara Melempar Lembing Dalam Olahraga Lempar LembingMelempar lembing terbagi menjadi beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum akhirnya lembing dapat dilemparkan dengan sempurna, diantaranya tahap awalan, lemparan, dan akhirran. Berikut penjelasan dari masing-masing AwalanAwalan adalah gerakan permulaan dalam melempar lembing. Awalan dilakukan dengan cara langkah dan lari menuju ke batas tolakan. Awalan merupakan bagian pertama guna membangun kecepatan gerak yang diperlukan dalam lemparan, awalan juga menentukan lemparan akan jauh atau juga Cara Memegang Lembing Finlandia, Amerika, TangAwalan berlari sambil membawa lembing di atas kepala dengan lengan ditekuk, sikut menghadap ke depan, dan telapak tangan menghadap ke atas. Posisi lembing berada sejajar di atas garis paralel dengan tanah. Bagian terakhir awalan terdiri dari langkah silang cross step. Pada bagian akhir dapat dilakukan langkah dengan beberapa cara berikut. Dengan jingkat hop step Dengan langkah silang di depan rear cross step Dengan langkah silang di belakang rear cross stepb. MelemparHal-hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan pelemparan lembing adalah sebagai Posisi BadanPosisi badan baik tanpa awalan maupun dengan awalan adalah posisi badan berdiri tegak, kaki kiri lurus ke depan lemas, kaki kanan di belakang dengan lutut ditekuk serong ke belakang sehingga berat badan berada pada kaki kanan dan badan serong ke belakang, tangan kanan memegang lembing lurus ke balakang, ujung lembing berada di samping dan ekor lembing berada di belakang dekat Irama Lima LangkahMaksud dari lari awalan di sini adalah sepanjang 5-8 langkah sesuai dengan kamampuan dari lari sprint, seperti suatu lari percepatan dan harus dalam satu garis lurus. Lembing masih dibawa dalam posisi setinggi kepala dengan mata lembing tetap menunjuk sedikit ke atas dan punggung tangan menghadap ke arah luar. Selama lari lengan yang membawa lembing bergerak hanya sedikit, sedangkan lengan yang lain bergerak sesuai dengan irama lari. Lima langkah mengikuti lari awalan yang siklis tanpa suatu gangguan/interupsi. Urutan langkah itu adalah kanan-kiri-kanan-kiri-lempar. Langkah 1 sampai langkah 3 diawali dengan memegang lembing secara mendatar atau horizontal dan tangan ditekuk di atas bahu. Pada waktu mendarat pada kaki kanan gerakan lengan pelempar ke belakang setinggi bahu, telapak tangan pelempar menghadap ke atas dan pertahankan kecepatan lari ancang-ancang. Lembing dipegang dekat dengan kepala. Langkah 3 berfungsi sebagai persiapan untuk melakukan langkah berikutnya yaitu langkah 4 dorong. Langkah 4 pada fase ini adalah fase langkah dorong dengan langkah yang lebih panjang dan datar terjadi sesudah mendorongnya dengan kaki kiri. Kaki kanan mendahului kaki kiri dan sebelum mendarat kaki kiri ada di depan kaki kanan lagi. Langkah 5 kaki kiri mendarat pada tumit dan tetap dipertahankan lurus, kemudian lengan yang melempar tetap diluruskan setinggi bahu. Badan melengkung dengan penuh kekuatan dan kaki kiri diluruskan sepenuhnya dan Melempar pada saat kaki depan diluruskan. Putar pinggang dengan cepat ke depan, usahakan lengan kiri berada di dekat badan. Tarik siku kanan ke depan dan atas di sisi Pelepasan LembingGerakan pelepasan lembing adalah gerakan penting untuk suatu lemparan yang baik bahwa bahu, lengan atas, dam tangan bergerak berurutan. Mula-mula bahu melempar secara aktif dibawa ke depan dan lengan pelempar diputar, sedangkan siku mendorong ke lembing itu terjadi di atas kaki kiri. Lembing lepas dari tangan pada sudut lemparan kira-kira 45° dengan suatu gerakan seperti ketapel dari lengan bawah tangan kanan dan kaki kanan meluncur di tanah. Pada waktu lembing lepas terjadi pada suatu garis lurus dapat digambarkan dari pinggang ke tangan pelempar yang hanya sedikit ke luar garis vertikal, sedangkan kepada dan tubuh/torso condong ke kiri pada saat tahap pelepasan lembing. Lengan kiri ditekuk dan mengemblok selama pelepasan PemulihanPemulihan terjadi sebelum garis batas dengan suatu pembalikan arah lemparan ke kaki kanan. Lutut ditekuk secara signifikan dan pusat massa badan diturunkan dengan membengkokkan badan bagian atas ke depan. Lontar martil atau lempar martil adalah salah satu dari empat nomor lemparan dalam kompetisi trek dan lapangan, bersama dengan lempar cakram, tolak peluru dan lempar lembing. CABANG olahraga atletik kategori lempar menarik untuk diketahui bagi kamu yang menyukai olahraga ini. Pada dasarnya olahraga atletik merupakan suatu cabang olahraga yang mempertandingkan lari, lompat, jalan dan lempar. Salah satu dari cabang olahraga tersebut terdapat kategori lempar yang dipertandingkan. Dalam cabang olahraga atletik kategori lempar terdapat beberapa jenis olahraga yaitu lempar cakram, lempar lembing, lontar martil dan tolak peluru. Baca Juga Pengertian lempar sendiri adalah suatu gerakan yang menyalurkan tenaga pada suatu benda. Sehingga dari gerakan itu menghasilkan daya pada benda tersebut dengan memiliki kekuatan ke depan atau ke permainan ini tidak hanya mengandalkan gerakan otot kaki saja, akan tetapi juga membutuhkan kekuatan otot lengan. Sebab cabang olahraga ini memerlukan beberapa alat bantu seperti cakram, lembing, martil dan peluru atau bola yang terbuat dari logam. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini telah merangkumnya mengenai cabang olahraga atletik kategori lempar. Baca Juga Seperti yang sudah dijelaskan di atas, cabang olahraga atletik kategori lempar memiliki empat jenis olahraga. Di antaranya yaitu lempar cakram, lempar lembing, lontar martil dan tolak peluru. Adapun penjelasannya sebagai berikut1. Lempar Cakram Baca Juga Lempar cakram merupakan salah satu nomor perlombaan lempar yang utama dalam atletik. Tetapi dalam perlombaan atletik indoor, nomor lempar cakram tidak dipertandingkan. Olahraga lempar cakram telah ada sejak olimpiade kuno. Dalam perlombaannya atlet berlomba melemparkan objek berbentuk cakram sejauh mungkin dengan mengikuti peraturan yang berlaku. Pada perlombaan atletik resmi, atlet diberikan kesempatan melempar sebanyak tiga Lempar LembingPada sejarahnya lempar lembing diadopsi dari kebiasaan kaum laki-laki pada zaman dahulu. Aktivitas ini baru berkembang menjadi suatu olahraga ketika umat manusia memasuki masa bercocok tanam dan beternak. Dengan meninggalkan masa nomaden yang lebih kental dengan aktivitas berburunya. Walaupun belum diketahui catatan sejarah yang orisinal mengenai lempar lembing, tapi sebagian ahli meyakini olahraga ini telah berkembang sejak zaman Yunani Klasik. Saat itu, lempar lembing termasuk olahraga pengertiannya lempar lembing merupakan suatu aktivitas yang menuntut kecepatan dan kekuatan dalam melempar. Medianya berupa lembing, yaitu sejenis tombak, tapi lebih ringan dan memegang lembing dipegang pada bagian pegangannya yang diikat dengan tali sepanjang 20 cm. Dengan jari kelingking terdekat pada ujung lembing, sedangkan ibu jari dan telunjuk atau telunjuk dan jari tengah memegang erat ikatan tali pegangan yang berbentuk tonjolan. Penilaian dalam lempar lembing dilakukan dengan menggunakan bendera putih, untuk menandakan bahwa lemparan yang dilakukan benar. Bendera merah untuk menandakan bahwa lemparan yang dilakukan Lontar MartilLontar martil yaitu olahraga yang dimainkan dengan cara atlet harus melemparkan benda bulat berat ke jarak yang telah ditentukan. Dengan memutarnya di udara bersama bantuan kawat atau tali yang melekat padanya. Dalam sejarahnya sendiri, sejak tahun 1900 olahraga ini sudah dipertandingkan pada Olimpiade dalam kategori pria. Sedangkan, di tahun 1995 barulah lontar martil diperkenalkan pula untuk kategori wanita, yang akhirnya dipertandingkan pada Olimpiade tahun 2000 di Sydney, Australia. Tujuan dari olahraga ini untuk melemparkan bola logam berat yang diberi pegangan berupa kawat. Dalam pertandingannya atlet berusaha untuk melemparkan martil pada jarak maksimum. Atlet akan mengayunkan martil tersebut di atas kepala mereka untuk mengatur gerakan Tolak PeluruCabang olahraga atletik kategori lempar yang terakhir adalah tolak peluru. Olahraga ini merupakan salah satu cabang olahraga atletik. Atlet tolak peluru melemparkan bola logam yang berat dengan sejauh mungkin. Tujuan dari tolak peluru adalah untuk mencapai tolakan sejauh-jauhnya. Dalam memainkannya tolak peluru suatu bentuk gerakan menolak/mendorong suatu alat bundar peluru dengan berat tertentu yang terbuat dari logam. Dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya . Hal tersebut dilakukan karena sesuai pada peraturan yang menyatakan bahwa peluru itu harus didorong atau ditolak dari bahu dengan satu tangan. Adapun berat peluru yang digunakan dalam perlombaan yaitu 7,25 kg untuk putra dan 4 kg untuk wanita. Itulah tadi pembahasan mengenai cabang olahraga atletik kategori lempar. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca sekalian. Antar Dua Afghani Editor Admiraldy Eka SaputraFollow Berita Sportstars di Google News - Atletik merupakan cabang olahraga tertua dan dianggap sebagai induk dari semua cabang olahraga. Atletik sudah dilombakan sejak Olimpiade 1896 yang merupakan Olimpiade pertama ada era modul Sehat-Bugar untuk Tua-Muda Atletik Jalan dan Lari terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, cabang olahraga atletik terdiri atas nomor lari, jalan, lompat, dan lempar. Untuk kategori lempar meliputi tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing, dan lontar martil. Baca juga Sejarah Awal Berdirinya Badan Atletik Dunia, IAAF Keempat jenis olahraga tersebut merupakan kategori atletik yang dilombakan pada Olimpiade musim panas dan berada di bawah naungan Asosiasi Federasi Atletik Internasional IAAF.Berikut merupakan perlombaan atletik nomor lemparan adalah lempar cakram, lempar lembing, tolak peluru, dan lontar martil. 1. Lempar Cakram Lempar cakram atau disebut dengan discus throw dalam bahasa Inggris merupakan salah satu kategori dalam cabang olahraga atletik. Secara harfiah, pengertian lempar cakram adalah cabang olahraga atletik di mana atlet melempar sebuah kayu berbentuk piring bersabuk besi atau bahan lain yang bundar pipih. Pemenang perlombaan lempar cakram adalah atlet yang mampu melakukan lemparan terjauh. Untuk mendapatkan lemparan yang sejau-jauhnya, seorang atlet harus melempar cakram dengan kecepatan maksimal, mengerahkan tenaga sebesar mungkin, serta mengambil sudut lemparan yang baik dan benar yaitu sekitar 45 derajat. Baca juga Teknik Dasar Lempar Cakram dan Peraturannya

cabang olahraga lari loncat jeung lempar lembing